Cara Cek Nomor Ijazah serta Sertifikat Profesi untuk Guru dan Tendik

Panduan mudah cara cek nomor ijazah dan sertifikat profesi untuk guru dan tenaga kependidikan (tendik) secara online melalui PISN

pisn

Apa itu PISN?

PISN adalah portal resmi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, yang berfungsi sebagai:

  • Aplikasi untuk penomoran dan verifikasi ijazah serta sertifikat profesi nasional.

  • Sistem yang terintegrasi dengan PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) sebagai basis data lulusan dan perguruan tinggi.

  • Portal yang dipakai terutama oleh operator perguruan tinggi untuk menghasilkan nomor ijazah/sertifikat yang sah, serta oleh publik untuk mengecek keabsahan dokumen jika tersedia. 

Singkatnya: kalau sebelumnya kita mengenal verifikasi melalui SIVIL untuk ijazah, kini PISN menjadi kanal utama baik untuk penomoran maupun verifikasi.

Kenapa Guru & Tenaga Kependidikan (Tendik) Perlu Memahami PISN

Bagi guru atau tendik, dua hal dokumen penting yang mungkin perlu dicek adalah:

  • Nomor ijazah perguruan tinggi (S1, S2, D3, D4)

  • Nomor sertifikat profesi pendidik atau tenaga kependidikan

Karena:

  • Ijazah dan sertifikat tersebut harus terdaftar resmi secara nasional agar valid untuk keperluan administratif (tunjangan, kenaikan jabatan, pengajuan PPPK, dsb).

  • PISN membantu memastikan bahwa dokumen yang kamu pegang benar-benar terbit dengan nomor nasional dan terdata di PDDikti, bukan versi “luar sistem”.

  • Dengan mengetahui cara cek melalui PISN, kamu bisa mandiri mengecek keabsahan dokumen tanpa bergantung sepenuhnya ke admin sekolah/kampus.

Cara Cek Nomor Ijazah & Sertifikat Profesi melalui PISN

Berikut langkah-langkah yang dapat Anda share ke guru/tendik atau staf yang butuh:

Langkah 1: Akses Portal PISN

Buka situs PISN resmi di: https://pisn.kemdikbud.go.id/

Langkah 2: Pilih Pencarian Verifikasi

Isilah form pencarian dengan data yang diminta:

  • Nama Perguruan Tinggi penerbit ijazah atau sertifikat

  • Program Pendidikan (misalnya S1, S2, Profesi, Vokasi)

  • Program Studi

  • Tipe pencarian: bisa menggunakan Nomor Ijazah, atau Nomor Sertifikat Profesi, atau NIM (tergantung pilihan)

  • Isi captcha atau verifikasi “I’m not a robot” jika diminta

Langkah 3: Klik “Cari” atau “Verifikasi”

Setelah memasukkan data dengan benar, klik tombol pencarian.
Jika data ditemukan, maka akan tampil informasi seperti nama lulusan, nomor ijazah/sertifikat, perguruan tinggi, program studi, status dokumen.
Jika data tidak ditemukan, ada beberapa kemungkinan:

  • Dokumen belum dilaporkan oleh perguruan tinggi ke PDDikti/ PISN

  • Data yang dimasukkan belum sesuai atau lengkap

  • Perguruan tinggi belum melakukan proses penomoran atau belum “generate” nomor melalui PISN

Bagaimana Jika Data Tidak Ditemukan atau Bermasalah ?

Nah, ini bagian penting banget, Bre 😎
Banyak guru atau tendik yang udah coba buka situs PISN, isi semua data dengan benar, tapi… hasilnya malah muncul tulisan “data tidak ditemukan” atau “nomor tidak valid”.
Tenang, bukan berarti ijazah atau sertifikatnya palsu, kok. Bisa jadi ada beberapa hal teknis di balik itu.

Berikut penjelasan dan langkah-langkah kalau data tidak ditemukan atau bermasalah di PISN:

1. Pastikan Data yang Dimasukkan Sudah Tepat

Hal paling sering terjadi itu typo kecil, misalnya:

  • Salah satu huruf di nama perguruan tinggi,

  • Nomor ijazah kurang satu digit,

  • Atau spasi tambahan yang bikin sistem gagal membaca.

Solusi cepat:
Coba ketik ulang nomor ijazah atau sertifikat profesi persis seperti yang tertulis di dokumen aslinya. Jangan tambahkan tanda baca apa pun.

2. Periksa Tahun Terbit Dokumen

Kalau ijazah atau sertifikatmu terbit sebelum tahun 2017, bisa jadi datanya belum sepenuhnya terintegrasi ke PISN, terutama untuk kampus lama atau LPTK daerah.

Kenapa bisa begitu?
Karena sistem PISN baru berjalan penuh beberapa tahun terakhir dan masih proses migrasi dari sistem lama (SIVIL dan manual).

Solusi cepat:
Hubungi operator perguruan tinggi atau LPTK penerbit sertifikat untuk menanyakan apakah data sudah diunggah ke PDDikti dan PISN.

3. Coba Cek di PDDikti

Kalau belum muncul di PISN, coba bandingkan dengan data di PDDikti:
👉 https://pddikti.kemdikbud.go.id/

Langkahnya:

  1. Ketik nama lengkap atau NIM di kolom pencarian.

  2. Buka profil mahasiswa.

  3. Lihat bagian riwayat studi dan status kelulusan.

Kalau data di PDDikti ada tapi belum muncul di PISN, artinya kampus belum meng-generate nomor ijazah nasional.
Kamu bisa minta kampus untuk segera memprosesnya.

4. Gunakan Fitur Helpdesk PISN

Kalau semua sudah benar tapi hasilnya tetap nihil, jangan khawatir.
Kamu bisa laporkan melalui Helpdesk Resmi PISN di laman: 
Siapkan data berikut sebelum melapor:

  • Nama lengkap sesuai ijazah

  • NIM/NIP/NUPTK

  • Nama perguruan tinggi atau LPTK

  • Nomor ijazah atau sertifikat

  • Tangkapan layar hasil pencarian (kalau ada)

Biasanya, tim helpdesk akan merespons dalam beberapa hari kerja.

5. Hubungi Operator Perguruan Tinggi atau LPTK

Kalau kamu guru yang lulus dari program PPG, maka pihak LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) adalah yang bertanggung jawab menginput data ke sistem nasional.

Langkah aman:
Hubungi bagian akademik atau operator kampusmu dan minta mereka melakukan sinkronisasi data ke PDDikti dan PISN.


Kadang, satu klik “generate nomor nasional” dari kampus bisa langsung memunculkan datamu di sistem.

Tips Supaya Verifikasi Berhasil

  • Pastikan Nomor Ijazah atau Nomor Sertifikat Profesi yang dimasukkan persis sama seperti yang tertera di dokumen fisik (termasuk tanda “-” atau slash).

  • Pastikan nama perguruan tinggi, program studi, tahun lulus sama dengan yang terdata di kampus.

  • Jika data tidak ditemukan atau muncul error, hubungi admin PDDikti/ operator kampus agar data dilaporkan atau diperbaiki.

  • Simpan hasil verifikasi sebagai screenshot atau print out untuk kebutuhan administratif di sekolah atau instansi.

  • Untuk guru/tendik yang punya sertifikat profesi, pastikan sertifikat tersebut sudah diterbitkan dan dilaporkan sebagai bagian dari “sertifikat profesi” dalam PISN, bukan hanya ijazah biasa.

Catatan Penting untuk Sistem PISN

  • Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 6 Tahun 2022 menetapkan bahwa ijazah dan sertifikat profesi yang diterbitkan oleh perguruan tinggi wajib mencantumkan Nomor Ijazah dan/atau Nomor Sertifikat Profesi Nasional melalui PISN.

  • Untuk perguruan tinggi, data mahasiswa harus memenuhi validator-validator di PISN seperti: program studi terakreditasi, mahasiswa lulus, masa studi sesuai standar, NIK terisi, dan lainnya. 

  • Peralihan sistem dari mekanisme lama ke PISN dilakukan secara bertahap; bagi institusi yang belum siap, bisa mengajukan “eksepsi”.

Penutup

Nah, itulah langkah-langkah mudah untuk mengecek nomor ijazah dan sertifikat profesi guru maupun tendik melalui situs PISN Kemendikbudristek.
Sekarang, nggak ada lagi alasan bingung soal keaslian dokumen atau status kelulusan profesi. Semuanya bisa kamu cek langsung, resmi, dan gratis.

Kalau datamu belum muncul, jangan buru-buru panik ya. Cek dulu ke kampus asal atau hubungi helpdesk PISN, biasanya cuma perlu waktu buat sinkronisasi data aja.

selalu simpan hasil verifikasi dalam bentuk tangkapan layar atau PDF. Ini bisa jadi bukti penting saat urus berkas kepegawaian, Dapodik, maupun Info GTK.

Semoga panduan ini bermanfaat buat kamu, para guru dan tenaga kependidikan yang terus berjuang menjaga integritas data pendidikan di Indonesia.


Kalau kamu merasa artikel ini membantu, jangan lupa bagikan ke rekan guru lainnya. Siapa tahu, satu klik kamu bisa bantu banyak orang lebih paham soal verifikasi ijazah dan sertifikat profesi! 

Halo! Saya adalah Operator Sekolah yang bertugas di beberapa sekolah negeri dan swasta. Sudah lebih dari 4 tahun saya menjalani peran ini, dan banyak pengalaman berharga yang saya temui. Menjadi OPS bukan cuma soal administrasi. Setiap minggu selalu saja ada hal baru: sistem berubah, aturan diperbarui, dan saya harus terus belajar serta beradaptasi. Memang, pekerjaan ini nggak selalu mudah. Kadang menguras waktu, tenaga, bahkan emosi. Tapi saya menjalaninya dengan hati. Ada lelah, tapi juga ada bangga, karena bisa ikut mendukung kelancaran administrasi pendidikan. Lewat blog ini, saya ingin berbagi pengalaman, cerita, dan ilmu seputar dunia OPS. Semoga bisa jadi referensi dan penyemangat buat rekan-rekan operator sekolah di seluruh Indonesia. Yuk, kita terus tumbuh dan berbagi bersama!